Pelatih Arema FC Ungkap Penyebab Gagal Pertahankan Keunggulan 2-0,Mental Ambruk gara-gara Penalti

Pelatih Arema FC Ungkap Penyebab Gagal Pertahankan Keunggulan 2-0,Mental Ambruk gara-gara Penalti

Life Hack Words, BANDUNG- Arema FC sempat unggul dua gol atas lawannya Liga Indonesia All Stars, pada Piala Presiden 2025, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (8/7/2025), namun akhirnya skor menjadi 2-2.

Pelatih Arema FC,  José Manuel Gomes da Silva atau Ze Gomes menjelaskan, timnya memulai pertandingan dengan bagus, dari 1-0 jadi 2-0.

"Tapi setelah gol penalti (Witan Sulaiman) mental dan fisik pemain Arema turun, ada kesempatan lagi dari penalti jadi 2-2, tapi menurut saya dua gol penalti itu sulit untuk mental pemain Arema," ujar Gonzales, setelah laga.

Saat disinggung terkait kepemimpinan wasit, Ze Gomes mengaku, pihaknya  tidak bisa bicara tentang wasit  karena itu memang sudah ditunjuk.

"Apalagi di penalti pertama pelanggaran sudah dicek oleh wasit VAF. Di penalti kedua saya rasa ada offside tapi var juga tetap dilihat, jadi saya tidak bisa komentar soal wasit, saya fokus di laga selanjutnya," kata Ze Gomes.

Selanjutnya Arema FC akan menghadapi tim asal Inggris, Oxford United, menurut Ze Gomes, itu merupakan lawan yang berat.

"Tapi arema tim besar, palagi tim bawa piala di edisi sebelumnya. Kami fokus ke liga, tapi kami tetap lihat peluang, bisa saja kita menang dan lolos ke final," ucapnya.

Sedangkan Pelatih tim Liga Indonesia All Star, Rahmad Darmawan, mengaku, sesuai dengan apa yang telah disampaikan dalam masa persiapan kemarin, bahwa pertandingan hari ini, pihaknya menberikan kesempatan kepada semua pemain untuk merasakan jadi starter.

"Itu saya lakukan tadi (saat lawan Arema) dengan 11 orang yang main sebagain starting kemarin kita istrahatkan," kata Rahmad.

Rahmad mengatakan, hal tersebut dilakukan karena melihat bahwa jeda satu hari dan perjalan dari Jakarta Bandung yang menjadi alasannya.

"Tentu saja tim ini pilihan dari banyak para stakeholder sepak bola kita, jadi saya juga harus memberikan apresiasi kepada meraka," ujar dia.

Menurut Rahmad, jalannya pertandingan hari ini timnya sebetulnya juga mampu untuk meredam serangan Arema, tapi memang seperti pertandingan sebelumnya masih belum betul-betul bisa melepaskan diri dari rasa gugup di awal pertandingan.

"Kami kalah start dari lawan, tapi setelah lewati menit 15 bisa mengembangkan permainan, dan kami keluar menyerang dan terus bergantian melakukan serangan," katanya.

Rahmad mengungkapkan, timnya ketinggalan dua gol dan yang ia senang dengan pemain, adalah respon mereka untuk tidak goyah.

"Mereka punya mental yang baik dan itu sudah dibuktikan kemrin menghadapi Oxford, kami sudah tertinggal 6-1 tapi pemain masih berusaha sampai bisa membuat dua gol tambahan," tuturnya.

Jadi artinya, kata Rahmad, ia mengucapkan terima kasih semua pemain karena sudah memberikan usaha terbaik yang mereka lakukan dalam gelaran Piala Presiden sampai pertandingan hari ini.

"Tentu saja kita masih menunggu, pertandingan Oxford lawan Arema setelah ini," ucapnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Drama China Zi Yu Terbaik Rating Tertinggi, Aktor Tampan yang Sedang Naik Daun

Bintang Baru Arema Paulinho Moccelin Tebar Teror! Persebaya Surabaya Wajib Waspada di Super League 2025/2026

6 Rekomendasi Lokasi Golf Terbaik di Jakarta, dari yang Legendaris hingga Premium