8 Larangan Besar di Bulan Suro yang Wajib Dihindari Menurut Kepercayaan Jawa: Agar Rezeki Tak Seret dan Hidup Terhindar dari Petaka Gaib
Life Hack Words Dalam warisan spiritual dan budaya Jawa kuno, bulan Suro atau Asyura adalah waktu sakral, di mana batas antara dunia nyata dan dunia gaib menjadi sangat tipis. Ini bukanlah bulan biasa—ini adalah masa ketika alam halus aktif, roh-roh penasaran berkeliaran, dan makhluk-makhluk tak kasat mata mencari rumah, tubuh, dan tumbal. Masyarakat Jawa meyakini bahwa bulan ini adalah waktu untuk menundukkan ego, mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, serta berhati-hati dalam berkata, bertindak, dan mengambil keputusan besar dalam hidup. Ada aturan tak tertulis yang diwariskan dari generasi ke generasi, berupa larangan-larangan penting yang jika dilanggar, dapat menimbulkan malapetaka luar biasa—baik secara fisik, psikis, maupun spiritual. Dilansir dari kanal Ngaos Jawa, berikut adalah 8 larangan besar di bulan Suro yang harus dipahami, dihormati, dan diajarkan kembali kepada anak cucu sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan kearifan lokal. 1. Dilarang Menikah di Bulan...